BUMI DAN REGENERASI
Andai manusia diseluruh Bumi ini tidak serakah, Bumi tak akan sekejam ini, Bumi tak akan berantakan, Bumi tak akan menyakiti kita. Bencana dimana - mana, banjir, gunung erupsi, tsunami, pemanasan global dan lain - lain yang tak bisa saya sebutkan satu per satu. Kalau kita telisik lebih dalam, sebenarnya kejadian tersebut sangat ada kaitannya dengan perilaku manusia yang masih kurang sadar untuk menjaga Bumi ini.
Coba dari sekarang kita mulai memikirkan semua ini, permasalahan yang mungkin perlahan akan membunuh generasi yang akan datang, mulailah ubah pola hidup dan kebiasaan dari hal terkecil. Tak mengapa, asalkan konsisten, semua akan lebih baik kedepannya, demi generasi penerus kita di masa yang akan datang. Ubah pola mindset kita, bahwa di Bumi ini tidak hanya generasi kita yang hidup, tetapi masih ada banyak generasi setelah kita yang akan meneruskan Bumi ini. Jangan sampai generasi penerus merasakan sengsara hidup di Bumi ini. Tolong, berikan jejak yang baik dan bermanfaat untuk anak cucu kita di masa mendatang.
10 bahkan 20 Tahun mendatang kita tidak akan tahu dampak seperti apa yang telah kita buat saat ini. Bisa saja Bumi tidak lebih baik dari sekarang, atau mungkin bahkan Bumi akan berbeda menjadi buruk, kerusakan lingkungan dimana - mana. Wallahu'alam. Maka dari sekarang mulailah merubah dari hal terkecil dari diri kita masing - masing untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan kurang sampah yang sulit untuk terurai.
Jika dipikir memang akan berat, yang terpenting jalani aja dulu, pelan - pelan namun konsisten. Tak ada yang tak mungkin kalau dari kita sudah ada niat, pasti bisa. Mari kita saling mengingatkan satu sama lain, dengan bahasa dan penyampaian yang baik, agar apa yang kita sampaikan bisa diterima dan diterapkan oleh semua orang ataupun orang terdekat kita. Baik itu yang masih muda maupun yang sudah tua, sama - sama saling mengingatkan.
Menelisik ke belakang di 30 Tahun yang lalu, dimana sungai masih sempi dengan tumpukan sampah. Saat itu sampah plastik dan limbah dari pabrik sangat sedikit. Anak - anak jaman itu sangat menikmati ketika mandi di sungai yang aliran dan air sungainya sangat - sangat belum terkontaminasi, berbeda cerita dengan saat ini, anak remaja pasti berpikir dua kali jika ingin mandi di sungai. Karena sungai saat ini sudah banyak yang tercemar, mulai dari limbah rumah tangga sampai limbah industri pabrik dan lain sebagainya. Tentunya, dunia remaja saat ini mainnya bukan lagi di sungai ataupun di sawah, melainkan bermain game online. Ini sebuah fenomena baru di era digital yang begitu sangat cepat perkembangannya. Ada baiknya dan ada dampak buruknya bagi kelangsungan peradaban kehidupan manusia. Beberapa manfaatnya adalah mempermudah akses dunia luar, memperluas relasi antar manusia secara online, mengetahui info - info terbaru dan lain - lain, selain. itu dampak kurang baiknya adalah manusia jadi malas bergerak, manusia pada akhirnya akan mnim berinteraksi dengan manusia di sekelilingnya, dan masih banyak lagi ya..., Kalian cek sendiri di Google yaaaa....
Jakarta adalah kota terpadat di Asia Tenggara, saat ini permukaan tanah di Jakarta mulai mengalami penurunan. Penurunan ini disebabkan oleh faktor kompaksi batuan, pengambilan air tanah yang berlebihan, pembebanan bangunan dan aktivitas tektonik. Hal ini bisa membuat tanah di Jakarta serta jalur Pantura bisa tenggelam tapi tidak dalam waktu segera. Setelah berapa tahun, dalam 30 Tahun telah sampai 2 meter dan kita tidak bisa menolak fakta itu.
Kemungkina bukan hanya Jakarta yang mengalami penurunan permukaan tanah, melainkan di daerah lain pun juga sama, tetapi belum terekspos media. Maka dari itu pentingnya kita semua sebagai makhluk hidup yang bisa berpikir, mulailah dari sekarang untuk menjaga keseimbangan alam, menjaga kelestarian alam yang telah memberikan manfaat bagi kita. Mulailah peduli dengan lingkungan, kalau tidak dari sekarang mau kapan lagi?, jangan menunggu kalau ada bencana baru kita tersadar.
Tulisan ini saya tegaskan sebagai pengingat kita dan termasuk untuk saya sendiri. Tidak ada maksud untuk tujuan lainnya. Jika di rasa tulisan ini mengandung unsur yang kurang berkenan di hati pembaca, itu bukan tanggungjawab saya. Itu tanggungjawab anda dengan kesehatan diri anda ya. Semoga kita semakin menjadi pribadi yang baik hatinya dan pola pikirnya. Salam lestari untuk kita semua.
Comments
Post a Comment